Wednesday, June 5, 2013

KULIAH 1 – DASAR-DASAR BISNIS / KEWIRAUSAHAAN – PARADIGMA BISNIS


KULIAH 1 – DASAR-DASAR BISNIS / KEWIRAUSAHAAN – PARADIGMA BISNIS

·         Entrepreneurship is the process of creating something different with value by devoting the necessary time and effort, assuming the accompanying financial, psychic, and social risk, and receiving the resulting rewards of monetary and personal satisfaction and independence
·         Kewirausahaan adalah proses menciptakan sesuatu yang lain dengan menggunakan waktu dan kegiatan disertai modal dan resiko serta menerima balas jasa dan kepuasan serta kebebasan pribadi

Dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 tahun 1995 tanggal 30 Juni 1995 tentang Gerakan Nasional memasyarakatkan Kewirausahaan, dikemukakan bahwa :
·         Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi dn produksi baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar

Perlu ditegaskan, pelaku kewirausahaan bukan hanya pebisnis, melainkan mencakup semua profesi yang didasari jiwa Wirausaha atau Entrepreneur. Ir. Ciputra – pengusaha, membagi Wirausaha menjadi 4 kelompok yang dimodifikasi urutannya sehingga dihimpun dalam akronim BAGS, yaitu :
1.       Business Entrepreneur
·         Owner Entrepreneur :  Pencipta dan Pemilik bisnis. Contoh : Bill Gates
·         Professional Entrepreneur :  Orang-orang yang memiliki daya Wirausaha namun mempraktekkannya di perusahaan milik orang lain. Walaupun merupakan orang gajian, tetapi pola pikir tetap seperti Entrepreneur sejati. Contoh : President Director perusahaan-perusahaan terkemuka
2.       Academic Entrepreneur
§  Akademisi yang mengajar di lembaga pendidikan atau mengelola lembaga pendidikan dengan pola dan gaya Entrepreneur sambil tetap menjaga tujuan mulia pendidikan
3.       Government Entrepreneur
§  Seseorang atau sekelompok orang yang memimpin serta mengelola lembaga negara atau instansi pemerintahan dengan jiwa dan kecakapan wirausaha. Contoh : Lee Kuan Yeuw
4.       Social Entrepreneur
§  Pendiri dan pengelola organisasi-organisasi sosial yang berhasil menghimpun dana masyarakat untuk melaksanakan tugas-tugas sosial

·         Jika akan melakukan sesuatu harus mempunyai pola, agar langkah-langkah yang dilaksanakan tepat, demikian halnya dalam bisnis, tentu harus ada polanya minimal pola pikir (Paradigma)
·         Paradigma Bisnis adalah, alur yang sudah terpikirkan sebelum melakukan kegiatan bisnis, sehingga ketika melaksanakan bisnis bisa berjalan tepat, efektif dan efisien

·         Untuk menjadi seorang pebisnis, setiap orang harus kreatif untuk membuat produk dalam suatu sistem produksi yang mapan. Kemudian mampu memasarkannya dengan orientasi kesesuaian “nilai” yang dikehendaki oleh konsumen atau pelanggan. Dengan demikian, setiap pebisnis harus memiliki sikap dan perilaku yang antisipatif
·         Ketika kita melakukan langkah-langkah yang terdapat di dalam paradigma bisnis, sesungguhnya kita telah melaksanakan hal tersebut. Selanjutnya tentu saja tidak boleh berhenti, tetapi langsung ditindak-lanjuti dengan mengembangkannya
 

·         Bisnis akan berjalan lebih baik manakala pebisnisnya memiliki jiwa Entrepreneur atau semangat Wirausaha. Untuk membangun jiwa Wirausaha dapat dilakukan dengan cara mempelajari makna kewirausahaan (Entrepreneurship) dan berusaha memiliki karakteristik Entrepreneur.












No comments:

Post a Comment